Menurut Ahmadinejad seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (27/1/2012), embargo tersebut tak akan berdampak pada negaranya.
"Dulu memang perdagangan kami dengan Eropa mencapai sekitar 90 persen namun sekarang itu telah mencapai 10 persen dan kami tidak mencari 10 persen ini... Pengalaman telah menunjukkan bahwa bangsa Iran tak akan terluka," kata Ahmadinejad saat berkunjung ke Provinsi Kerman, Iran selatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media Iran melaporkan, pekan depan parlemen Iran akan membahas RUU untuk melarang ekspor minyak ke Eropa menyusul keputusan Uni Eropa untuk menerapkan embargo minyak Iran.
Selain menerapkan embargo impor minyak Iran, Uni Eropa juga membekukan aset-aset bank sentral Iran.
Uni Eropa mengimpor sekitar 600 ribu barel minyak Iran per hari selama 10 bulan pertama tahun 2011 lalu. Ini menjadikan Eropa sebagai pasar penting minyak Iran selain India dan China. India dan China telah menolak desakan AS untuk menghentikan impor minyak Iran.
(ita/nrl)











































