Ahmadinejad membantah anggapan bahwa pemerintahannya menolak negosiasi soal program nuklir tersebut. "Mereka berdalih bahwa Iran menghindari negosiasi, padahal itu tidak benar," kata Ahmadinejad.
"Seseorang yang punya logika dan punya hak-hak, mengapa pula dia harus menahan diri dari negosiasi?" cetus pemimpin negara republik Islam itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pejabat-pejabat Iran telah mengatakan bahwa pemerintah Teheran siap melanjutkan dialog. "Iran siap untuk negosiasi atas dasar saling menghormati," tegas Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi.
Negara-negara Eropa dan Amerika selama ini mencurigai Iran diam-diam tengah mengembangkan senjata nuklir lewat program nuklir yang dijalankannya. Namun pemerintah Iran membantah hal tersebut. Ditegaskan bahwa program nuklir Iran semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit listrik bagi kepentingan rakyat sipil.
(ita/nrl)











































