Wanita asal Brevard County, Florida, AS itu mengatakan, seorang wanita yang kini menjadi pacar dari mantan tunangannya, Amy Winter, menyerang dirinya di luar sebuah apartemen di Melbourne, Australia.
Polisi setempat mengatakan, Amy pertama kali menggores mobil korban dengan sebuah pisau lalu menghunuskannya ke korban. Amy lalu menikam korban berkali-kali pada sisi kiri payudara palsu si korban.
"Itu terjadi begitu cepat. Saya teriak letakkan pisau, namun begitu melihat ke bawah, saya sudah berlumuran darah," kata korban yang enggan disebut namanya itu seperti dikutip dari Wesh.com, Kamis (26/1/2012),
Korban menyadari pisau itu telah memecah implan payudaranya. Menurut dokter, implan payudara korban telah mencegah pisau menembus lebih dalam ke dadanya.
Wanita berumur 41 tahun itu mengatakan, keputusannya untuk menghabiskan uang sebesar US$ 6 ribu demi pemasangan implan payudara tiga bulan lalu mungkin merupakan langkah terbaik yang pernah dilakukannya.
"Dia benar-benar beruntung. Coba pikirkan bila tiga bulan yang lalu dia tidak membesarkan payudaranya, dia pasti mati," ujar dokter si korban, dr Frank Filiberto dari Artful Awakenings.
Dikatakannya, implan tersebut telah mencegah tusukan mematikan. Filiberto menambahkan selama 30 tahun dirinya berkarir di dunia bedah kosmetik, ini adalah hal pertama yang memberinya pandangan baru.
"Jika ini menyelamatkan nyawa, tidak ada salahnya setiap orang diwajibkan memiliki payudara palsu," canda Filiberto.
Kerusakan implan payudara korban sebetulnya tidak tercakup dalam garansi pembelian. Namun karena si pasien adalah korban kejahatan, produsen implan mengatakan akan mengganti implan korban dengan yang baru. Selamat ya!
(feb/ita)











































