Tim penjinak bom pun dikerahkan ke lokasi. Dengan hati-hati mereka membawa bom tersebut keluar dari pesawat. Setelah itu mereka menjinakkan bahan peledak tersebut jauh dari bangunan-bangunan di bandara.
Para petugas di bandara Kairo mengatakan seperti dilansir International Herald Tribune, Kamis (26/1/2012), seorang pramugara menemukan bom tersebut pada Rabu, 25 Januari waktu setempat. Bom itu ditemukan dalam lemari kaca di salah satu kamar mandi pesawat. Saat kejadian, seluruh penumpang telah meninggalkan pesawat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para petugas bandara kemudian menanyai kru pesawat yang menemukan bom tersebut. Petugas pun memeriksa kembali daftar penumpang sebelumnya.
Pesawat tersebut semula dijadwalkan melakukan penerbangan kembali ke Tripoli pada Rabu waktu setempat. Namun dengan adanya insiden ini, Libyan Airlines harus menggantinya dengan pesawat lain sementara pesawat tersebut tetap berada di Kairo.
(ita/nrl)











































