Gauri Shankar Bisen, menteri di negara bagian Madhya Pradesh itu beralasan dirinya baru saja menjalani operasi dan disarankan dokter untuk tidak terlalu banyak membungkuk.
Bisen pun kemudian meminta maaf atas kejadian itu. Diakuinya, dirinya salah telah membiarkan pemuda tersebut mengikat tali sepatunya sembari menunggu dimulainya acara di negara bagian tersebut.
Dalam video itu, seorang pemuda yang diperkirakan berumur 18 tahun terlihat mengikat tali sepatu Bisen ketika pejabat itu tengah berbicara dengan dengan pejabat lainnya.
"Saya sedang duduk di podium dengan sepatu saya tidak terikat talinya. Anak-anak itu melihatnya dan salah satu dari mereka bergegas ke arah saya dan mengikat talinya," kata Bisen seperti diberitakan Telegraph, Selasa (24/1/2012).
"Anak laki-laki itu tahu kalau saya baru saja menjalani operasi bypass dan operasi hernia. Dokter menyarankan saya untuk tidak membungkuk terlalu banyak," tuturnya.
Lucunya, gara-gara insiden ini, Bisen berjanji tidak akan pernah mengenakan sepatu bertali lagi. "Saya akui itu kesalahan saya dan saya minta maaf untuk itu. Saya bersumpah mulai dari sekarang dan seterusnya, saya tidak akan memakai sepatu apapun yang bertali," cetusnya.
Bisen bahkan menyebutkan bahwa dirinya telah membeli enam pasang sepatu baru yang tidak bertali. "Saya secara khusus membawa enam pasang sepatu tanpa tali dari Pune," katanya.
Bisen juga membantah tuduhan dari partai oposisi yang menyebut anak itu adalah anak salah satu kelompok suku tertentu. "Dia bukan, dia... dari kasta yang sama dengan saya. Kami punya hubungan keluarga," kilahnya.
Menteri lainnya, Kamal Nath menyebut insiden ini sebagai episode paling menyebalkan yang pernah dilihatnya dalam 31 tahun mewakili konstituennya.
(fiq/ita)











































