Seperti diberitakan Reuters, Selasa (24/1/2012), ledakan pertama terjadi di dekat sekelompok pekerja yang berkumpul untuk menunggu pekerjaan. Sementara ledakan kedua terjadi dekat persimpangan lalu lintas.
Menurut sumber dari kepolisian dan rumah sakit setempat, ledakan itu terjadi di Kota Sadr di Baghdad, Irak. Dalam ledakan bom itu, 31 orang juga terluka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kekerasan di Irak menurun drastis dari level tertinggi pembunuhan sektarian di tahun 2006-2007. Namun pemberontak dan milisi masih terus melakukan serangan dan pembunuhan setiap hari dalam upaya untuk melemahkan pemerintah Irak.
(fiq/ita)











































