"Dua mayat lagi, dua perempuan, ditemukan," kata Franco Gabrielli, yang mengawasi operasi pencarian dan penyelamatan di pulau Tuscan Giglio.
"Kita tidak bisa mengatakan apa kebangsaan mereka. Mereka belum diidentifikasi" ujarnya seperti dikutip dari AFP, Selasa (24/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
17 Orang dinyatakan masih hilang, meski para pejabat telah menegaskan kemungkinan adanya penumpang gelap yang belum bisa ditemukan. Salah satunya adalah seorang wanita Hungaria yang namanya tidak tercantum dalam daftar.
Gabrielli mengatakan pencarian korban akan terus dilakukan ke semua bagian kapal. Termasuk mempergunakan waktu untuk mengosongkan tangki bahan bakar pada kapal tersebut.
"Kami telah diberikan otorisasi untuk mulai memompanya," kata Gabrielli.
Operasi pompa tersebut dikenal dengan sebutan 'hot-tapping'. Bahan bakar di kapal yang karam itu dipompa ke tangki kapal lain terdekat.
Tangki yang kosong pun diisi dengan air sehingga tidak mempengaruhi keseimbangan kapal.
Para pemerhati lingkungan mengatakan tangki bahan bakar harus segera dikosongkan untuk mencegah bencana lingkungan. Beberapa tes juga sudah dilakukan oleh Gabrielli yang menunjukkan ada beberapa kontaminasi laut dari zat beracun meski sampel yang diambil badan lingkungan setempat tidak menunjukkan adanya pencemaran hidrokarbon.
Salah seorang penjaga pantai memperkirakan pengosongan tangki bahan bakar bisa memakan waktu selama 28 hari. Gabrielli sendiri menuturkan para pekerja sedang berusaha membersihkan bagian dalam reruntuhan meski kondisi tersebut sangatlah sulit.
"Kapal stabil sehingga tidak perlu intervensi dari luar. Tidak ada masalah," imbuh Gabrielli.
(feb/mok)











































