Korban Tewas Serangan 'Boko Haram' di Negeria Capai 162 Orang

Korban Tewas Serangan 'Boko Haram' di Negeria Capai 162 Orang

- detikNews
Minggu, 22 Jan 2012 06:03 WIB
Korban Tewas Serangan Boko Haram di Negeria Capai 162 Orang
Kano - Korban tewas akibat serangan bom dan penembakan yang dilakukan kelompok Boko Haram di Kota Kano, Nigeria, mencapai 162 orang. Mayat bergelimpangan di jalan-jalan kota kedua terbesar di Negeria itu.

"Pada saat ini ada 162 mayat di dalam kamar jenazah, dan kelihatannya jumlah ini masih akan berubah karena mayat masih diangkat," kata seorang petugas kamar mayat terbesar di Kota Kano yang tidak mau disebutkan namanya, seperti dilansir AFP, Minggu (22/1/2012).

Dia menambahkan pihaknya mulai menerima jenazah sejak malam terjadinya serangan pada Jumat 20 Januari lalu. Evakuasi jenazah dilakukan oleh para relawan. Sumber di Palang Merah mengatakan pihaknya sendiri telah menghitung sebanyak 121 jenazah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Boko Haram menyerang delapan kantor polisi dan imigrasi di kota itu, meski jam malam sudah diberlakukan. Serangan yang terkoordir dengan baik itu merupakan respons Boko Haram atas otoritas setempat yang menolak pembebasan anggotanya dari tahanan. Belum diketahui jumlah 162 orang tewas itu dari pihak mana saja.

Serangan dalam sehari itu tercatat sebagai yang paling berani dilakukan oleh Boko Haram. 20 Ledakan besar dapat terdengar di Kota Kano. Sementara seorang pembom bunuh diri merangsek ke kantor polisi dan sebuah bom mobil menghancurkan markas polisi, setelah polisi menembak seorang penyerang yang melarkan diri.

Otoritas Nigeria sendiri belum memberikan keterangan yang pasti soal jumlah korban jiwa. "Kami tidak memiliki data korban yang pasti, namun sejumlah mayat yang diambil dari berbagai tempat di kota oleh para relawan lebih dari 100," kata Komisioner Informasi Kota Kono, Faruk Jubril.

Naziru Muhammad, warga yang tinggal di dekat markas polisi mengatakan, "Sepanjang jalan antara rumah saya dan markas polisi, saya menghitung 16 mayat bergelimpangan di jalan, 6 di antaranya polisi."

(lrn/ahy)


Berita Terkait