"Pada saat ini ada 162 mayat di dalam kamar jenazah, dan kelihatannya jumlah ini masih akan berubah karena mayat masih diangkat," kata seorang petugas kamar mayat terbesar di Kota Kano yang tidak mau disebutkan namanya, seperti dilansir AFP, Minggu (22/1/2012).
Dia menambahkan pihaknya mulai menerima jenazah sejak malam terjadinya serangan pada Jumat 20 Januari lalu. Evakuasi jenazah dilakukan oleh para relawan. Sumber di Palang Merah mengatakan pihaknya sendiri telah menghitung sebanyak 121 jenazah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Serangan dalam sehari itu tercatat sebagai yang paling berani dilakukan oleh Boko Haram. 20 Ledakan besar dapat terdengar di Kota Kano. Sementara seorang pembom bunuh diri merangsek ke kantor polisi dan sebuah bom mobil menghancurkan markas polisi, setelah polisi menembak seorang penyerang yang melarkan diri.
Otoritas Nigeria sendiri belum memberikan keterangan yang pasti soal jumlah korban jiwa. "Kami tidak memiliki data korban yang pasti, namun sejumlah mayat yang diambil dari berbagai tempat di kota oleh para relawan lebih dari 100," kata Komisioner Informasi Kota Kono, Faruk Jubril.
Naziru Muhammad, warga yang tinggal di dekat markas polisi mengatakan, "Sepanjang jalan antara rumah saya dan markas polisi, saya menghitung 16 mayat bergelimpangan di jalan, 6 di antaranya polisi."
(lrn/ahy)











































