Surat kabar utama setempat menyebutkan, juru bicara kelompok yang mengaku kelompok Boko Haram mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut. Tindakan tersebut merupakan sikap dari penolakan pihak berwenang yang menolak melepaskan anggota-anggotanya dari tahanan.
Dikutip dari AFP, sebanyak 20 ledakan keras terdengar saat peristiwa tersebut berlangsung. Pembom bunuh diri menyerang sebuah kantor polisi setempat dan sebuah bom mobil meledak di luar markas kepolisian. Sejumlah pos polisi lainnya menjadi sasaran, termasuk sebuah gedung polisi rahasia, serta kantor imigrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari penghitungan kami, sejauh ini tercatat 121 korban jiwa," katanya.
Para petugas Palang Merah dan Badan Manajemen Darurat Nasional turun tangan mengevakuasi jasad korban ledakan bom yang tergelak di jalanan.
(ahy/lrn)











































