Seperti diberitakan AFP, Kamis (19/1/2012), wakil jaksa penuntut militer Amerika Serikat (AS), Andrea Lockhart mengatakan, sipir penjara menemukan sebuah salinan majalah berbahasa Inggris termasuk sebuah artikel tentang cara membuat bom. Lockhart mengatakan hal itu dalam sebuah sidang militer.
Lockhart tidak merinci bagaimana majalah 'Inspire' yang diterbitkan oleh Al-Qaeda di Semenanjung Arab itu bisa diselundupkan ke pangkalan AS yang terpencil di wilayah selatan Kuba tersebut. Juga tidak disebutkan apakah majalah itu ditemukan saat penggeledahan sel-sel.
Akan tetapi Lockhart mengatakan ada aturan baru untuk memeriksa surat antara pengacara dan tahanan yang dibawa masuk ke penjara setelah penemuan majalah itu pada 27 Desember lalu. Aturan baru ini menjadi perdebatan oleh para pengacara karena dianggap sebagi pelanggaran hak-hak tahanan.
Saat ini terdapat 117 orang yang ditahan di Guantanamo dan beberapa diantaranya telah berada dalam penjara itu selama 10 tahun lalu. Guantanamo merupakan rumah tahanan bagi para musuh AS dalam kampanyenya melawan para teroris setelah peristiwa 11 September 2001.
(fiq/fjr)











































