Kapten Schettino telah ditahan di sebuah penjara di Grosseto, Tuscany, sejak Sabtu (14/1) kemarin. Namun di tengah-tengah investigasi yang masih berlangsung, hakim memutuskan agar Schettino dialihkan status penahanannya.
Hakim Valeria Montesarchio memerintahkan agar Schettino menjadi tahanan rumah sembari menunggu persidangan dimulai. Jaksa menjerat Schettino dengan dakwaan pembunuhan dan meninggalkan kapal saat proses evakuasi penumpang sedang berlangsung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terhadap tuduhan tersebut, pria berusia 52 tahun ini telah menyatakan bantahan. Menurut Schettino, dirinya tidak kabur dari kapal dan mengklaim bahwa dirinya telah menyelamatkan ribuan nyawa.
Namun, dalam transkrip percakapan telepon antara Schettino dengan petugas pelabuhan pada malam kapal tenggelam, terungkap bahwa Schettino meninggalkan kapal ketika ratusan penumpang masih terjebak di dalam. Ketika ditanya petugas soal jumlah penumpang yang ada di dalam kapal, dia menjawab "40 orang", padahal diketahui saat itu masih ada ratusan penumpang yang belum dievakuasi. Saat kembali ditanya, Schettino mengakui dirinya tidak berada di kapal.
Akibat perbuatannya itu, banyak penumpang yang selamat, marah kepada Schettino dan menjulukinya sebagai "kapten pengecut". Sejauh ini, dilaporkan 11 orang tewas dalam musibah ini dan puluhan lainnya masih hilang.
(nvc/ita)











































