"Malamnya mereka membakar kota. 51 Orang dipastikan tewas dan 22 yang cidera telah dievakuasi ke Juba," kata Gubernur Junqali, Kuol Manyang seperti diberitakan AFP, Rabu (18/1/2011).
Menurut Manyang, kelompok bersenjata itu menyerbu masuk ke desa Duk Padiet di utara Junqali. "Sebagian besar mereka yang tewas adalah wanita, anak-anak dan orang tua," kata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudan Selatan yang baru saja melepaskan diri dari Sudan mengatakan kejadian di Junqali sebagai
bencana nasioal. PBB telah menjalankan operasi besar untuk membantu 60.000 orang yang terkena dampak perang saudara.
Pada tahun lalu, aksi perang dua suku telah menyebabkan sekitar 1.100 orang tewas dan puluhan ribu orang mengungsi akbat maraknya penculikan ternak, perempuan dan anak-anak.
(fiq/rdf)











































