"Tim penyelam menemukan lima mayat di buritan kapal. Mereka masuk lewat lubang yang mereka ledakkan pada hari itu," ujar seorang pejabat Pulau Giglio, Cristiano Pellegrini seperti diberitakan AFP, Selasa (17/1/2012).
"Mayat-mayat itu sudah dievakuasi dengan menggunakan kapal," terangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para penyelam menggunakan bahan peledak untuk membuat sebuah lobang di kapal Costa Concordia untuk mencari kemungkinan adanya korban yang selamat atau juga mayat.
Pihak yang berwenang mengatakan 29 orang masih hilang setelah kapal mewah itu menabrak karang dan tenggelam. Hingga kini jumlah korban yang tewas mencapai 11 orang.
Kapal yang dijuluki 'Titanic Italia' itu menabrak batu karang saat melintasi Pulau Giglio, Italia. Diduga sang kapten. Francesco Schettino, sengaja berlayar terlalu dekat ke daratan karena ingin 'menyapa' seorang temannya yang berada di pinggir pantai.
(fiq/rdf)











































