"Kami mendesak semua mitra kami untuk membantu kami, untuk bekerja sama dengan kami dalam menekan pemerintah Iran guna membuatnya bernegosiasi secara serius," kata Robert Einhorn, penasihat khusus Departemen Luar Negeri AS untuk nonproliferasi dan pengendalian senjata.
Hal tersebut disampaikan Einhorn dalam pertemuannya dengan Wakil Menteri Luar Negeri Korsel Jae-Shin di Seoul, Korsel. Pejabat AS tersebut berada di Korsel dalam lawatan kenegaraannya selama tiga hari.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum lama ini Iran memulai pengayaan uranium di fasilitas pengayaan Qom hingga 20 persen, yang membuat mereka kian dekat pada kemampuan untuk menghasilkan senjata nuklir," cetus Einhorn.
Korsel yang merupakan sekutu dekat AS adalah negara importir minyak terbesar kelima di dunia. Selama 11 bulan pertama tahun 2011 lalu saja, Iran mengimpor dari Iran sebanyak 9,6 persen minyak dari total minyak mentah yang dibutuhkannya.
(ita/nrl)










































