Namun jasad ketujuh tersebut saat ini belum berhasil dievakuasi dari kapal yang kandas tersebut. Demikian seperti disampaikan oleh seorang petugas penyelamat seperti dikutip oleh situs harian La Stampa dan dilansir oleh kantor berita AFP, Selasa (17/1/2012).
Dengan penemuan ini, berarti total korban yang masih hilang sebanyak 28 orang. Sedangkan dari 7 korban tewas yang ditemukan, baru 5 jasad yang telah diidentifikasi. Mereka adalah satu warga Italia, satu warga Spanyol, dua warga Prancis, dan satu warga Peru.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, kepala badan pengawas pantai Italia, Marco Bruscoi mengatakan, masih ada secercah harapan untuk menemukan korban selamat. Namun menurut petugas penyelamat di lapangan, harapan tersebut kini semakin menipis.
"Kondisi yang ada di dalam (kapal) seperti bencana. Sangat sulit. Koridor-koridor yang ada di dalam sangat berantakan dan sulit untuk ditembus para penyelam," ujar pemimpin tim penyelam pada pengawas pantai Italia, Rodolfo Raiteri kepada AFP.
Ombak besar yang ada di pantai memaksa proses evakuasi untuk dihentikan selama beberapa jam. Terlebih, kapal raksasa ini sempat bergeser karena karang di dalam laut sangat licin. Muncul kekhawatiran kapal pesiar mewah ini akan tenggelam seluruhnya.
Kapal raksasa yang dijuluki 'Titanic' Italia ini karam di dekat pantai Pulau Giglio, Tuscany, Italia pada 13 Januari malam waktu setempat. Musibah itu terjadi setelah kapal raksasa tersebut menabrak karang besar.
(nvc/ita)











































