Myanmar Bebaskan 300 Tahanan Politik

Myanmar Bebaskan 300 Tahanan Politik

- detikNews
Sabtu, 14 Jan 2012 15:59 WIB
 Myanmar Bebaskan 300 Tahanan Politik
Yangon - Pemerintah Myanmar kembali membebaskan 300 tahanan politiknya. Langkah yang dilakukan pemerintah Myanmar ini untuk mendorong Amerika Serikat (AS) memenuhi janjinya memulihkan hubungan diplomatik secara penuh.

Myanmar membebaskan sejumlah lawan politik terkemuka di Myanmar. langkah ini mendapatkan pujian dari pihak Barat yang telah lama menuntut pembebasan tahanan politik dengan mempertimbangkan pencabutan sanksi terhadap Myanmar.

Seperti diberitakan AFP, Sabtu (14/1/2012), amnesti adalah langkah awal menuju demokrasi yang selama empat dekade dipimpin oleh pemerintahan militer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Dalam Negeri Myanmar, Letnan Jenderal Ko Ko mengatakan sekitar 302 orang dibebaskan dari tahanan politik yang merupakan bagian dari kelompok politik oposisi yang dipimpin oleh Ang San Suu Kyi. Namun, Ko Ko menegaskan bahwa tidak satu pun dari mereka dipenjara karena alasan politik.

"Kami tidak mengambil tindakan terhadap siapa pun karena politik atau keyakinan," kata Ko Ko

"Pembebasan ini tidak karena permintaan dari seseorang atau organisasi mana pun. Kami membebaskan mereka karena sesuai kebaikan dari pemerintah," tambahnya.

Tidak jelas berapa banyak jumlah tahanan politik yang masih berada di balik jeruji besi. Ada juga tahanan yang tidak dapat dilepaskan karena alasan keamanan.

Tahanan yang dibebaskan termasuk pimpinan pro-demokrasi yang berada di garis depan pemberontakan pada tahun 1988, di mana ribuan orang meninggal dan juga beberapa anggota "Revolusi Safron" tahun 2007.


(fiq/anw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads