Hari Ini, Taiwan Gelar Pilpres Secara Langsung

Hari Ini, Taiwan Gelar Pilpres Secara Langsung

- detikNews
Sabtu, 14 Jan 2012 08:15 WIB
Hari Ini, Taiwan Gelar Pilpres Secara Langsung
Taipei - Taiwan siap menggelar pemilihan umum (pemilu) presiden pada hari ini. Warga akan memilih langsung presiden mereka dari 2 kandidat utama, yakni calon incumbent, Ma Ying-jeou, dan penantangnya, Tsai Ing-wen.

Demikian seperti dilansir oleh kantor berita AFP, Sabtu (14/1/2012).

Hampir 15 ribu tempat pemungutan suara di seluruh negeri akan dibuka serentak pada pukul 08.00 waktu setempat. Sebanyak 18,1 juta warga Taiwan akan menyalurkan hak politiknya untuk memilih presiden secara langsung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedua kandidat, baik Ma maupun Tsai, telah melakukan kampanye besar-besaran di Taipei, pada Jumat (13/1) kemarin, demi menggapai suara terbanyak. Mereka berlomba menarik hati para pemilih yang masih bimbang dan belum menentukan pilihannya.

Ketua Komisi Pemilu Pusat, Chang Poh-ya, memperkirakan tingkat partisipasi warga pada pemilu kali ini akan mencapai 80 persen. Jumlah ini sedikit lebih tinggi dari angka tertinggi pada tahun 2008 yang mencapai 76 persen.

Tempat pemungutan suara akan ditutup pada pukul 16.00 waktu setempat. Kemudian pemenang suara terbanyak akan diumumkan secara resmi pada pukul 22.00 waktu setempat.

Jajak pendapat terakhir yang dirilis pekan lalu menunjukkan, Ma unggul atas Tsai sebanyak 3 persen suara. Ma yang calon incumbent ini pertama kali terpilih sebagai Presiden Taiwan pada pemilu 4 tahun lalu.

Dalam visi dan misinya, Ma yang berusia 61 tahun ini, berjanji untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian Taiwan dengan meningkatkan perdagangan. Calon dari partai Kuomintang (KMT) ini juga bertekad meningkatkan hubungan dengan China, terutama pariwisata.

Sedangkan Tsai yang masih berusia 55 tahun, merupakan kandidat presiden perempuan pertama di Taiwan. Pemimpin Partai Progresif Demokratik ini dinilai lebih memilih 'menjauh' dari China. Kebijakannya atas hubungan Taiwan-China juga dianggap tidak jelas.

Ini adalah kelima kalinya sejak tahun tahun 1996, Taiwan melakukan pemilihan presiden secara langsung. Pilpres Taiwan ini mendapat perhatian penuh dari pemerintah China dan Amerika Serikat (AS).

China berharap, presiden Taiwan yang baru akan tetap menjaga hubungan baik dengan pemerintahanya. Sedangkan AS berharap agar hasil pilpres kali ini tidak mengganggu stabilitas kerjasama strategis di Selat Taiwan yang telah berlangsung sejak tahun 2008 di bawah kepemimpinan Presiden Ma.

(nvc/did)


Berita Terkait