Kunjungan untuk melakukan pembicaraan tersebut akan dipimpin oleh Kepala IAEA Herman Nackaerts yang akan dimulai sekitar 28 Januari hingga minggu awal Februari.
Dalam delegasi tersebut juga akan termasuk pejabat senior urusan legal IAEA Peri Lynne Johnson serta Rafael Grossi, wakil dirjen IAEA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, sorang anggota parlemen Iran, Ali Larijani mengatakan, negaranya siap melakukan negosiasi dengan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB ditambah Jerman.
Selama ini pemerintah Iran bersikeras bahwa program nuklirnya semata-mata untuk tujuan damai, yakni sebagai pembangkit energi bagi kepentingan rakyat sipil. Namun AS dan negara-negara Eropa mencurigai Iran diam-diam berupaya mengembangkan senjata atom lewat program nuklir yang dijalankannya.
(fiq/ita)











































