"Sebuah investigasi atas penyelewengan riset ilmiah telah mendorong University of Connecticut Health Center untuk mengirim surat pemberitahuan kepada 11 jurnal ilmiah yang telah mempublikasikan hasil penelitian anggota fakultas Dipak Das K, Ph.D, seorang profesor pada Departemen Bedah dan Direktur Pusat Penelitian Kardiovaskular." Begitu bunyi pengumuman itu yang dipublikasikan pada Rabu waktu setempat atau Kamis (12/1/2012) WIB.
"Kami memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki catatan ilmiah dan menginformasikan rekan peneliti di seluruh negera," kata Philip Austin, Wakil Presiden sementara untuk urusan kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebagai hasil dari investigasi, University of Connecticut Health Center telah membekukan semua penelitian yang didanai eksternal di laboratorium Das dan menolak untuk menerima dana USD 890.000 dalam bentuk hibah federal yang diberikan kepadanya.
Proses pemecatan, sesuai dengan peraturan Universitas, saat ini sedang berlangsung. University of Connecticut Health Center bekerjasama intens dengan Kantor Integritas Riset (ORI) Amerika Serikat selama investigasi internal. Sesuai protokol, University of Connecticut Health Center telah mengirimkan laporan lengkap ke ORI, yang kini melakukan investigasi independen.
"Sementara kami sangat kecewa atas pelanggaran menyolok terhadap Kode Etik Universitas. Kami senang sistem pengawasan di tempat telah efektif dan bekerja sebagaimana dimaksud," kata Austin.
Menurut Austin, pihaknya bersyukur bahwa seseorang memilih untuk melakukan hal yang tepat dengan mengingatkan pihak berwenang. "Temuan kami merupakan hasil dari investigasi mendalam bahwa, dengan sifatnya, diperlukan waktu yang cukup waktu untuk menyelesaikannya," imbuh Austin.
Lanjut Austin, penyalahgunaan dalam satu laboratorium tidak mencerminkan kinerja keseluruhan dari lembaga penelitian biomedis University of Connecticut Health Center, yang terus mengejar kemajuan dalam perawatan dan penyembuhan dengan integritas tertinggi.
"Kami menuntut kepatuhan penuh dengan semua standar penelitian dan kebijakan oleh fakultas dan staf kami," tegas Austin.
Das telah menyedot perhatian dalam beberapa tahun terakhir atas temuannya mengenai manfaat resveratol yang ditemukan dalam red wine. Dia telah dipekerjakan oleh University of Connecticut Health Center sejak 1984, dan dianugerahi kedudukan tetap pada 1993.
(es/vit)











































