Saai itu napi bernama Li Guolin tersebut tengah berolahraga di halaman penjara Hiroshima, tempatnya menjalani hukuman. Namun kemudian pria berumur 40 tahun itu menanggalkan baju tahanannya dan menggunakannya untuk memanjat pagar penjara. Informasi yang didapat dari salah seorang sipir, Li sempat terjatuh namun kemudian segera bangkit.
"Kemudian dia berlari kecil," tutur sipir tersebut, seperti diberitakan kantor berita Kyodo dan dilansir AFP, Kamis (12/1/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden kaburnya Li ini menjadi insiden pertama kali di Jepang dalam dua dekade terakhir. Di Jepang, sangat jarang terjadi seorang tahanan berhasil kabur dari penjara. Media Jepang, Mainichi Shimbun menyebut insiden kaburnya Li ini merupakan yang pertama kalinya sejak tahun 1990 lalu, di mana saat itu seorang tahanan muda berhasil kabur dari penjara remaja.
Dulunya Li sempat menjadi salah satu buronan paling dicari di Jepang dan berita kaburnya pria ini saat ini tengah menjadi pemberitaan utama di sejumlah media Jepang. Li yang merupakan warga negara China ini, divonis 23 tahun penjara pada tahun 2005 silam karena merampok rumah dan menembak seorang perwira polisi.
Pasca insiden ini, kota Hiroshima pun siaga dan keamanan diperketat. Bahkan sejumlah petugas kepolisian ditempatkan di luar sekolah-sekolah untuk meningkatkan keamanan. Warga Hiroshima pun menjadi lebih waspada. Salah sorang warga mengunci pintu rumahnya lebih awal. "Saya tidak bisa tidur," ucapnya.
(nvc/ita)











































