"Ini aksi barbar. Selama 10 tahun terakhir telah ada ratusan kasus serupa yang tidak terungkap," cetus juru bicara Taliban Zabihullah Mujahed kepada kantor berita AFP, Kamis (12/1/2012).
Dikatakannya, kelompok Taliban akan menyelidiki video tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pentagon belum memverifikasi video tersebut. Namun juru bicara Pentagon John Kirby menegaskan, perbuatan yang terlihat dalam video itu menjijikkan dan tak bisa diterima. "Itu membuat perut saya sakit," katanya mengenai video tersebut.
Jika video itu otentik, hal tersebut bisa semakin memicu kemarahan dan sentimen anti-AS di Afghanistan dan dunia muslim umumnya.
(ita/nrl)










































