Presiden Assad Bantah Perintahkan Penembakan Demonstran Suriah

Presiden Assad Bantah Perintahkan Penembakan Demonstran Suriah

- detikNews
Selasa, 10 Jan 2012 18:10 WIB
Presiden Assad Bantah Perintahkan Penembakan Demonstran Suriah
Damaskus - Setelah sekian lama, akhirnya Presiden Suriah Bashar al-Assad angkat bicara soal kondisi negaranya yang menjadi perhatian dunia internasional. Dalam salah satu poin pidatonya, Assad menegaskan bahwa tidak ada perintah penembakan terhadap para demonstran di Suriah.

"Saya ingin mengkonfirmasikan, bahwa tidak ada perintah dari departemen manapun di negara ini untuk menembaki warga (pendemo)," tegas Presiden Assad dalam pidatonya di Universitas Damaskus yang disiarkan oleh televisi nasional dan dilansir oleh CNN, Selasa (10/1/2012).

Assad bahkan menyebut, kekerasan yang terus berlanjut di negaranya merupakan 'konspirasi eksternal'. Namun dia tidak menyebutkan secara spesifik soal pihak eksternal siapa ataupun dari negara mana yang dia maksud. Nampaknya dia menyalahkan negara Barat maupun negara-negara Liga Arab.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Topeng telah berjatuhan dari wajah-wajah tersebut. Tidak ada orang bijak yang menyangkal konspirasi internasional ini, yang dilakukan untuk menyebarkan ketakutan pada masyarakat di negeri ini. Tapi kali ini, itu dilakukan oleh orang-orang yang ada di dalam," tegasnya.

Pidato Assad ini tergolong langka, namun dinilai cukup menantang. Sebab, Assad juga mengkritik Liga Arab dengan menyebutnya sebagai 'macan ompong'. Dia mengkritik Liga Arab yang tidak mendukung Suriah, melainkan bersekutu dengan negara Barat.

"Kondisi mereka seperti seorang dokter yang mengajak pasiennya untuk tidak merokok, padahal dia sendiri memiliki rokok di mulutnya sendiri. Kita telah bekerja bertahun-tahun untuk menciptakan kantor untuk memboikot Israel. Tapi dalam beberapa minggu terakhir, mereka justru melawan Suriah. Apakah mereka akan menukar Israel dengan Suriah?" cetus Assad.

Assad menegaskan, Suriah tidak bisa dipisahkan dari Liga Arab. Sebab, dia menilai tubuh 'tidak bisa hidup tanpa jantung.' Dalam hal ini, Assad mengumpamakan Suriah sebagai jantung Liga Arab.

(nvc/ita)


Berita Terkait