Pengunduran diri Daley, beken dengan nama akrab Bill Daley, diumumkan langsung oleh presiden Barack Obama dalam konferensi pers di Washington, Senin (9/1/2012) waktu setempat.
Sebagai Kepala Staf, Daley merupakan orang kedua paling berkuasa di Gedung Putih setelah presiden Obama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana pun juga keputusan Daley untuk meninggalkan Gedung Putih cukup mengejutkan, tulis NRC Handelsblad dari AP. Kalangan dalam mengira bahwa Daley akan tetap bertahan di posisinya sampai pemilihan presiden pada November tahun ini.
Daley menjabat sebagai Kepala Staf Gedung Putih sejak Januari 2011 menggantikan Rahm Emanual, kini walikota Chicago. Salah satu misinya adalah mempererat hubungan dengan kalangan dunia usaha dan kubu Republiken.
Sebelumnya Daley pernah menjabat sebagai Menteri Perdagangan dalam kabinet presiden Clinton. Selain itu dia juga memimpin kampanye presiden untuk capres Al Gore (2000).
Daley adalah putera bungsu dari walikota legendaris Chicago, Richard J. Daley. Kakak Daley, Richard M. Daley juga pernah menjadi walikota Chicago, mengikuti jejak ayahnya.
(es/es)











































