3 WN Korut yang Terombang-ambing di Laut Jepang Dipulangkan

3 WN Korut yang Terombang-ambing di Laut Jepang Dipulangkan

- detikNews
Senin, 09 Jan 2012 18:35 WIB
3 WN Korut yang Terombang-ambing di Laut Jepang Dipulangkan
Tokyo - Tiga warga Korea Utara (Korut) yang ditemukan otoritas Jepang terombang-ambing dalam sebuah perahu di lautan Jepang pekan lalu, akhirnya dipulangkan ke negara mereka. Pemulangan ini merupakan kesepakatan antara pemerintah Jepang dengan Korut.

Demikian seperti disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jepang dan dilansir oleh AFP, Senin (9/1/2012).

Ketiga pria Korut tersebut ditemukan oleh petugas patroli pantai Jepang, dalam sebuah perahu sepanjang 7 meter yang terombang-ambing di wilayah perairan Jepang, di dekat Pulau Oki. Sedangkan seorang pria lainnya telah meninggal karena hipotermia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski hubungan diplomatik Jepang-Korut tidak erat, namun kedua negara sepakat atas kepulangan 3 warga Korut tersebut. Kesepakatan tersebut dibahas dalam sebuah pembicaraan tidak resmi di Beijing, China.

Dalam pernyataannya, Kemlu Jepang mengatakan, kesepakatan kedua negara tersebut diputuskan berdasar, "Sudut pandang kemanusiaan, karena ketiganya telah menyampaikan keinginan untuk kembali ke Korut."

Kemudian, ketiga warga Korut itu pergi meninggalkan Jepang melalui wilayah China, tepatnya melalui kota Dalian, menuju ke perbatasan Korut. Ketiganya dipulangkan pada Senin (9/1) siang waktu setempat.

Ketiga warga Korut tersebut ditemukan petugas patroli pantai Jepang pada 6 Januari lalu. Awalnya mereka diduga pembelot dari Korut. Namu, saat ditanya lebih lanjut, mereka mengaku bukan pembelot.

"Kami mulai hanyut setelah mesin kapal rusak dan mati. Tapi kami tidak berupaya untuk membelot," tutur salah seorang warga Korut tersebut.

Kematian pemimpin Korut, Kim Jong-il memunculkan kekhawatiran akan eksodus para pengungsi Korut ke negara-negara tetangganya. Sebagian warga Korut yang akan mengungsi biasanya memilih menyeberang ke China demi menghindari represi, kemiskinan dan kekurangan pangan. Sedangkan sebagian lainnya akan memilih 'lari' ke Korea Selatan (Korsel), di mana tercatat sebanyak 21 ribu warga Korut masuk ke Korsel sejak akhir perang Korea pada 1950-1953.

Pada September 2011 lalu, petugas patroli pantai Jepang menemukan 9 warga Korut, 3 laki-laki, 3 perempuan dan 3 anak-anak, setelah kapal mereka hanyut di lautan selama 5 hari. Mereka kemudian pergi ke Korsel dan menetap di sana.

(nvc/ita)


Berita Terkait