"Hasil diagnosis telah dimodifikasi," ujar juru bicara pemerintah Alfredo Scoccimaro seperti diberitakan PressTV, Minggu (8/1/2012).
Tim dokter Kirchner menganggap operasi bedah telah cukup dilakukan dan tidak perlu penambahan zat yodium radioaktif kepada Kirchner. Scoccimaro menambahkan, tidak ditemukan adanya sel kanker di tubuh Kirchner.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para pendukung Kirchner juga ikut menyemangati presidennya yang berada di rumah sakit. Mereka mendirikan tenda sambil memasang spanduk 'Kekuatan Cristina'.
Sebelumnya, Presiden Argentina Cristina Fernandez diumumkan menderita penyakit kanker tiroid. Christina dijadwalkan menjalani operasi pada 4 Januari 2012 dan mengambil cuti hingga 24 Januari 2012. Selama kurun waktu itu, kepemimpinan Cristina akan digantikan oleh Wakil Presiden Amado Boudou.
(fiq/gah)











































