"Di Damaskus ada 25 martir, 15 dari mayat-mayat tersebut berkeping-keping dan lebih dari 46 orang terluka, sebagian besar warga sipil," demikian diberitakan stasiun televisi lokal Addounia seperti dilansir Reuters, Jumat (6/1/2012).
Serangan bom itu terjadi di kawasan padat penduduk dekat sebuah sekolah di jantung ibukota Damaskus. Sejumlah personel keamanan juga menjadi korban dalam pengeboman itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warga yang marah berkumpul di lokasi kejadian sembari berteriak-teriak dan mengecam pengeboman itu sebagai ulah para teroris.
Serangan bom ini terjadi di tengah pergolakan yang terus melanda Suriah sejak Maret lalu. Krisis ini diawali dengan aksi demonstrasi besar-besaran warga Suriah yang menuntut pengunduran diri Presiden Suriah Bashar al-Assad.
(ita/nrl)











































