Gaji PM Singapura Dipotong 36%, Tetap Saja Tertinggi di Dunia!

Gaji PM Singapura Dipotong 36%, Tetap Saja Tertinggi di Dunia!

- detikNews
Kamis, 05 Jan 2012 17:40 WIB
Gaji PM Singapura Dipotong 36%, Tetap Saja Tertinggi di Dunia!
Singapura - Gaji Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong dipotong 36 persen dari USD 2,18 juta per tahun atau sekitar Rp 19,8 miliar menjadi USD 1,7 juta atau sekitar Rp 15,5 miliar per tahun. Meski demikian, tetap saja gaji PM Singapura ini menjadi gaji pemimpin negara tertinggi di dunia!

PM Lee Hsien Loong dalam suratnya sudah menyatakan menerima rekomendasi Komite Peninjauan Gaji Pejabat yang ditunjuknya pada pertengahan 2011 lalu. Namun PM Lee Hsien Loong masih memegang rekor untuk besaran gaji pemimpin di dunia.

Bayangkan, Presiden AS Barack Obama yang membawahi 312 juta penduduk bergaji seperempat gaji PM Lee Hsien Loong yang membawahi hanya 5,1 juta penduduk, yakni USD 400 ribu atau sekitar Rp 3,6 miliar per tahun.

PM Inggris David Cameron sebesar USD 222 ribu atau sekitar Rp 2 miliar. Sementara Presiden Prancis Nicolas Sarkozy bergaji USD 302 ribu atau sekitar Rp 2,7 miliar per tahun dan Kanselir Jerman Angela Merkel bergaji USD 296 atau sekitar Rp 2,5 miliar per tahun.

Tak pelak langkah PM Lee Hsien Loong yang menerima rekomendasi ini diikuti Presiden Singapura Tony Tan Keng Yam yang menurut rekomendasi Komite dipotong gajinya sebesar 51 persen menjadi SGD 1,5 juta atau sekitar Rp 10,6 miliar per tahun. Fasilitas seperti mobil dinas dan kesehatan masih dipertahankan.

Pemotongan gaji terbesar dilakukan kepada anggota parlemen yang mencapai 53 persen, sehingga sekarang hanya mendapatkan SGD 550 ribu atau Rp 3,8 miliar per tahun. Gubernur Singapura mendapatkan gaji SGD 660 ribu atau Rp 4,6 miliar dan Sekretaris Parlemen mendapatkan SGD 572 ribu atau sekitar Rp 4 miliar per tahun.

Ketua Komite Peninjauan, Gerard EE mengatakan rekomendasi ini akan diperdebatkan Parlemen pada akhir bulan Januari ini, seperti dilansir dari Daily Mail.

Berikut peringkat gaji per tahun pemimpin negara di dunia, dari yang tertinggi sampai terendah, dari The Economist edisi tahun lalu:

1. Singapura US$ 2,18 juta atau setara Rp 19,8 miliar (40 kali pendapatan per kapita) dipangkas menjadi US$ 1,7 juta atau setara Rp 15 miliar.
2. Hong Kong US$ 513 ribu atau sekitar Rp 4,7 miliar (20 kali pendapatan per kapita)
3. Kenya US$ 423 ribu atau setara Rp 2,9 miliar (240 kali pendapatan per kapita)
4. AS US$ 400 ribu atau setara Rp 3,6 miliar (8 kali pendapatan per kapita)
5. Prancis US$ 302 ribu atau sekitar Rp 2,7 miliar (9 kali pendapatan per kapita)
6. Kanada US$ 296 ribu atau sekitar Rp 2,6 miliar (7 kali pendapatan per kapita)
7. Irlandia US$ 287 ribu atau sekitar Rp 2,6 miliar (5 kali pendapatan per kapita)
8. Australia US$ 286 ribu atau sekitar Rp 2,6 miliar (5 kali pendapatan per kapita)
9. Jerman US$ 283 ribu atau sekitar Rp 2,5 miliar (8 kali pendapatan per kapita)
10. Jepang US$ 273 ribu atau sekitar Rp 2,4 miliar (8 kali pendapatan per kapita)
11. Afrika Selatan US$ 272 ribu atau sekitar Rp 2,4 miliar (26 kali pendapatan per kapita)
12. Selandia Baru US$ 271 ribu atau sekitar Rp 2,4 miliar (10 kali pendapatan per kapita)
13. Inggris US$ 215 ribu atau setara Rp 1,9 miliar (7 kali pendapatan per kapita)
14. Taiwan US$ 184 ribu atu sekitar Rp 1,6 miliar (7 kali pendapatan per kapita)
15. Korea Selatan US$ 136 ribu atau sekitar Rp 1,2 miliar (9 kali pendapatan per kapita)
16. Indonesia US$ 124 ribu atau sekitar Rp 1,1 miliar (28 kali pendapatan per kapita)
17. Israel US$ 120 ribu atau sekitar Rp 1 miliar (4 kali pendapatan per kapita)
18. Rusia US$ 115 ribu atau sekitar Rp 1 miliar (7 kali pendapatan per kapita)
19. Argentina US$ 74 ribu atau setara Rp 674 juta (5 kali pendapatan per kapita)
20. Polandia US$ 45 ribu atau setara Rp 409 juta (3 kali pendapatan per kapita)
21. China US$ 10 ribu atau sekitar Rp 96 juta (2 kali pendapatan per kapita)
22. India US$ 4 ribu atau sekiitar Rp Rp 37,3 juta (2 kali pendapatan per kapita)

(nwk/nrl)


Berita Terkait