Ledakan bom itu terjadi di dua distrik yang didominasi warga muslim Syiah. Pengeboman pertama terjadi di Distrik Kadhimiya di mana dua bom mobil meledak dan menewaskan setidaknya 15 orang. Sebanyak 32 orang lainnya mengalami luka-luka dalam peristiwa itu.
Dua bom lainnya seperti diberitakan kantor berita Reuters, Kamis (5/1/2012) meledak di Distrik Kota Sadr dan menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai 37 orang lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejauh ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom tersebut. Kota Sadr merupakan basis kekuatan ulama Syiah, Moqtada al-Sadr, pemimpin milisi Mehdi yang pernah bangkit melawan pasukan AS dan Irak. Dia kini merupakan sekutu kunci Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki.
(ita/nrl)











































