Menyamar Jadi Pengungsi di Korsel, Mata-mata Korut Diadili

Menyamar Jadi Pengungsi di Korsel, Mata-mata Korut Diadili

- detikNews
Kamis, 05 Jan 2012 15:15 WIB
Menyamar Jadi Pengungsi di Korsel, Mata-mata Korut Diadili
Seoul - Pengadilan di Korea Selatan (Korsel) mengadili seorang mata-mata Korea Utara (Korut) yang terungkap identitasnya. Mata-mata tersebut berhasil ditangkap setelah berhasil memasuki wilayah Korsel dengan menyamar sebagai pengungsi.

Mata-mata bernama Kim (47) tersebut tiba di Korsel pada Juni 2011 lalu, bersama dengan 14 pengungsi lainnya. Namun, pada November lalu, identitas asli Kim akhirnya ketahuan saat ia diinterogasi oleh aparat setempat dan ia pun ditahan.

Demikian seperti diberitakan oleh kantor berita Yonhap dan dilansir AFP, Kamis (5/1/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut informasi yang didapatkan Yonhap, Kim diketahui menyeberang ke China melalui Sungai Tumen dan kemudian pergi menuju Thailand, sebelum akhirnya dia bergabung dengan pengungsi lainnya masuk ke Korsel.

Kim juga diketahui sempat terjerat kasus pidana penyelundupan narkoba dan perdagangan manusia dan divonis 99 bulan penjara atas pidana tersebut. Kasus tersebut menjeratnya saat dia tengah menjalankan misinya sebagai mata-mata Korut. Tapi sayangnya tidak dijelaskan lebih lanjut di mana dan kapan hal tersebut terjadi.

Yang jelas, saat tengah menjalani masa hukumannya, Kim kembali direkrut menjadi mata-mata dan diberi tugas ke Korsel. Namun, kali ini Kim tidak diberikan tugas khusus di Korsel, sebab otoritas Korut hanya ingin melihat apakah identitas asli Kim akan terbongkar.

Mata-mata Korut memang seringkali memasuki wilayah Korsel dengan menyamar sebagai pengungsi. Di Korsel, semua pendatang baru pasti akan menjalani pemeriksaan.

Menurut laporan Badan Intelijen Nasional Korsel, bulan lalu, seorang mata-mata Korut gantung diri setelah identitas aslinya terbongkar dalam interogasi dengan aparat setempat. Sedangkan pada Oktober lalu, Kepala Intelijen Korsel memberitahu parlemen bahwa pihaknya berhasil menahan sejumlah mata-mata Korut yang berusaha membunuh aktivis anti-Pyongyang. Kemudian, masih dalam bulan yang sama, seorang mata-mata Korut diadili atas percobaan pembunuhan terhadap seorang aktivis kritis di Seoul.

(nvc/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini