"Misil jarak jauh ini dilengkapi teknologi terbaru untuk menghindari terget radar dan sistem yang dapat menangkal navigasi misil," ujar Komandan militer Iran, Mahmoud Mousavi, seperti diberitakan news.com.au, Minggu (1/1/2012).
Mousavi menyebutkan, ini kali pertama Iran mengujicobakan misil buatannya sendiri. Tidak diketahui apakah misil tersebut ditembakkan dari sebuah kapal atau daratan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa hari lalu, ketegangan Amerika Serikat dan Iran kian meruncing ketika sebuah kapal induk AS memasuki zona dekat Selat Hormuz yang sedang digunakan oleh Angkatan Laut Iran untuk latihan perang.
Dua puluh persen suplai minyak dunia melewati selat Hormuz. Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama telah menandatangani undang-undang yang mengatur sanksi baru bagi Iran (Defense Authorization Act). Sanksi itu menargetkan Bank Sentral dan sektor finansial Iran.
Sanksi ini untuk menekan Iran atas program nuklirnya. Sanksi ini itu dimaksudkan untuk memukul sektor perminyakan Iran dan meminta perusahan asing untuk membuat keputusan antara melakukan bisnis dengan sektor finansial Iran atau kepada sektor ekonomi AS yang perkasa dan sektor finansialnya
(fiq/nrl)










































