Sebagai perbandingan 2.645 orang tewas pada 2010 lalu, sebagai akibat terjadinya kekerasan berdarah di Negeri 1001 Malam itu. Kini, korban yang tewas berkurang hingga 1.000 orang.
Seperti diberitakan oleh AFP, Minggu (1/1/2012), angka ini merupakan yang terendah sejak Amerika Serikat (AS) menginvasi Irak untuk menggulingkan Saddam Hussein pada 2003.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara keseluruhan, 4.413 orang Irak cidera dalam aksi kekerasan di Irak. Total 3.605 warga tewas pada tahun 2010 dan 3.481 orang pada tahun 2009.
Angka kematian tertinggi terjadi pada tahun 2007, di mana 17.956 orang meninggal akibat kekerasan. Desember tahun 2011 tercatat sebagai bulan terendah korban yang meninggal sehak 2003 dengan korban 155 orang tewas yang terbagi 90 warga sipil, 36 polisi dan 29 tentara.
Tahun lalu juga menandai berakhirnya kehadiran militer AS di Irak dengan total 4.474 tentara Amerika tewas di negara itu sejak invasi 2003.
(fiq/vit)










































