Sahar Gul ditemukan dalam kondisi kritis ketika ia diselamatkan dari sebuah rumah di provinsi Baghlan pekan lalu. Gadis malang ini berhasil diselamatkan setelah salah seorang tetangganya mendengar Gul menagis dan berteriak kesakitan, demikian seperti dilansir Reuters, Sabtu (31/12/2011).
Menurut polisi di Baghlan, mertua Gul menguncinya di kamar mandi ruang bawah tanah yang gelap selama lima bulan. Gul bisa bertahan hidup hanya dengan makanan seadanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gul menderita luka memar dengan salah satu matanya yang lebam. Ia dirawat di sebuah rumah sakit pemerintah di Kabul, namun pemulihannya bisa memakan waktu berminggu-minggu.
"Ini adalah salah satu kasus terburuk dari kekerasan terhadap perempuan di Afghanistan. Para pelaku harus dihukum untuk memberikan pelajaran," kata Menteri Kesehatan Afganistan, Suraya Dalil, setelah mengunjungi Gul.
Seorang pejabat kepolisian, Mohammad Zia, mengatakan ibu mertua dan adik ipar Gul telah di tahan. Namun, suami dan ayah mertuanya berhasil melarikan diri.
"Kami telah melakukan pencarian untuk memburu keduanya dan kemungkinan orang lain yang terlibat di dalamnya," kata Zia.
(mad/mad)










































