Sabtu, (31/12/2011) menandai berakhirnya perjanjian keamanan pada 2008 yang disepakati oleh Presiden AS kala itu, George W. Bush. Kejadian ini berlangsung hampir sembilan tahun setelah invasi yang menggulingkan diktator Sunni, Saddam Hussein Sunni, golongan Syiah diizinkan untuk mengambil alih kekuasaan.
"Saya nyatakan hari ini, 31 Desember sebagai hari nasional di mana penarikan pasukan asing dari Irak selesai," kata Maliki dalam sebuah upacara televisi, seperti dilansir Reuters, Sabtu (31/12/2011) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maliki mengatakan ia akan bekerja keras untuk mempertahankan kebebasan serta menghargai perbedaan politik, intelektual dan agama.
Sebelumnya, ribuan warga Irak menerima pesan singkat melalui ponsel mereka yang mengatasnamakan Maliki. Isi pesan tersebut mengucapkan selamat atas keberhasilan yang dicapai oleh Irak.
"Semua dari kita dan untuk Irak. Saya mengucapkan selamat kepada Anda, kami bangga pada Irak. Ini merupakan pada hari besar dalam sejarah," tulis pesan singkat tersebut.
(mad/mad)











































