Seperti diberitakan AFP, Jumat (30/12/2011), kapal kargo tersebut bernama The Vinalines Queen. Kapal nahas itu hilang setelah melewati Pulau Luzon, Filipina, dan tidak mengirimkan sinyal bahaya.
"Menurut informasi awal kami, hanya satu pelaut yang berhasil diselamatkan dan kapal belum ditemukan," ujar seorang pejabat Vinalines yang enggan disebutkan namanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
The Vinalines Queen membawa sekitar 54.000 ton biji nikel dan sedang melakukan perjalanan dari Indonesia menuju China. Vietnam meminta bantuan Filipina, Taiwan, dan penjaga pantai Jepang untuk membantu mencari kapal tersebut.
"Kami sekarang memfokuskan upaya kami untuk mencari The Vinalines Queen," jelas pejabat tersebut.
The Vinalines Queen adalah salah satu kapal kargo terbesar dan paling modern yang dimiliki Vietnam. Kapal itu memiliki kapasitas angkut lebih dari 56.000 ton
(fiq/nrl)











































