Korea Utara Takkan Ubah Kebijakan Politiknya

Korea Utara Takkan Ubah Kebijakan Politiknya

- detikNews
Jumat, 30 Des 2011 10:47 WIB
 Korea Utara Takkan Ubah Kebijakan Politiknya
Pyongyang - Korea Utara menegaskan tidak akan mengubah kebijakan politiknya setelah kematian Kim Jong-Il. Korea Utara mengirimkan pesan politiknya ini terutama kepada negara tetangganya, Korea Selatan.

Ini merupakan komunikasi pertama Korea Utara (Korut) setelah terjadi transisi kekuasaan dari Kim Jong-Il ke putranya Kim Jong-Un ke dunia luar. Korea Utara mengirim pesan ini untuk Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak dan para pemimpin dunia lainnya.

"Pada kesempatan ini, kami sungguh menyatakan dengan penuh keyakinan kepada seluruh politisi bodoh di seluruh dunia termasuk kepada pasukan boneka Korea Selatan untuk tidak mengharapkan perubahan apa pun dari kami," demikian pernyataan resmi Korea Utara seperti diberitakan Reuters, Jumat (30/12/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di bawah pemerintahan Kim Jong-il, Korut berhasil melakukan dua kali tes nuklir. Pada tahun 2010 Korut menembak sebuah pulau milik Korea Selatan (Korsel) dan sebagian besar pengamat menilai tembakan itu berhasil menenggelamkan sebuah kapal Angkatan Laut (AL) Korsel.

Korut membantah telah menenggelamkan kapal itu dan mengatakan hal tersebut adalah bentuk provokasi. Sementara itu, putra bungsu Kim Jong-il, Kim Jong-un, hingga saat ini belum membuat pernyataan ke publik sejak kematian ayahnya.

Kim meninggal pada 17 Desember lalu karena serangan jantung. Kim Jong-Un telah diumumkan sebagai pengganti Kim.

(fiq/nrl)


Berita Terkait