Di masyarakat Somoa, tanggal 30 Desember tidak tercantum dalam kalender mereka. Setelah tanggal 29 Desember, esok harinya akan menjadi 31 Desember 2011 karena wilayah Somoa dilalui oleh garis tanggal internasional.
Wilayah Samoa saat ini berada di sebelah timur garis tanggal internasional dan akan berpindah ke sebelah barat dalam setiap satu abad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun beberapa kelompok keagamaan menolak untuk mengakui hilangnya tanggal 30 Desember tersebut. Salah satunya kelompok Advent Hari Ketujuh yang tidak akan mengakui perubahan itu dan akan tetap menjalankan siklus tujuh hari seminggu seperti biasanya.
"Tuhan tidak akan mengakui hak buatan manusia yang menghapus satu hari dari kalender, sehingga mengubah siklus mingguan," kata seorang penganut Advent setempat, Noeline Cutts.
Perubahan waktu terakhir terjadi pada tahun 1995, ketika negara di Pasifik, Kiribati, yang telah lama terbagi dua, sebagian besar pulaunya bergeser ke waktu wilayah timur. Sedangkan bagian barat wilayahnya memiliki waktu sehari lebih cepat.
(fiq/nrl)











































