Militer AS mengingatkan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir setiap upaya Iran untuk menutup Selat Hormuz.
"Aliran bebas barang-barang dan jasa lewat Selat Hormuz adalah vital bagi kemakmuran regional dan global," kata juru bicara Armada Kelima Angkatan Laut AS yang berbasis di Bahrain seperti dilansir harian Telegraph, Kamis (29/12/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan tegas itu disampaikan menyusul ancaman Iran untuk menutup selat tersebut jika negara-negara Barat benar-benar menerapkan sanksi terhadap industri minyak negeri itu.
"Jika sanksi-sanksi diadopsi terhadap minyak Iran, maka tidak satu tetes minyak pun akan melewati Selat Hormuz. Musuh-musuh kami akan menghentikan plot mereka ketika kami memberi mereka pelajaran keras," cetus Wakil Presiden Iran Mohammed Reza Rahimi.
Bahkan menurut panglima Angkatan Laut Iran, Laksamana Habibollah Sayari, menutup Selat Hormuz yang berarti akan mencekik pasokan minyak global, "akan lebih mudah daripada meminum segelas air".
Saat ini Iran terus menggelar latihan perang kelautan di perairan internasional dekat Selat Hormuz. Latihan militer yang berlangsung 10 hari itu melibatkan kapal-kapal, helikopter dan kapal selam.
(ita/nrl)











































