Setelah perayaan Natal, lusinan orang dengan mengenakan pakaian hitam dari kedua kelompok berkumpul di Gereja Nativity. Kedua kelompok membawa sapu dan pembersih lainnya dan membagi gereja ke dalam dua bagian di mana masing-masing kelompok membersihkan bagian gereja yang telah dibagi.
Seperti diberitakan AFP, Kamis (29/12/2011), perang sapu tersebut pecah saat seorang pendeta Armenia yang mengawasi pekerjaan kelompoknya melihat salah satu sapu yang dipegang kelompok Ortodoks Yunani masuk ke dalam ruangan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai perang sapu itu, para pendeta dari kedua kelompok kembali membersihkan ruangan mereka. Sempat terjadi perang sapu kembali antarkeduanya dan untungnya bisa dikendalikan.
Tidak ada yang terluka dalam perkelahian itu dan polisi tidak melakukan penangkapan.
Gereja Nativity, seperti Gereja Makam Kudus di Kota Tua Jerusalem, dikelola oleh beberapa kelompok Kristiani. Perkelahian antara kelompok Ortodoks Yunani dan Armenia kerap terjadi. Pada tahun 2007, tujuh orang pendeta terluka dalam perkelahian saat membersihkan gereja usai perayaan Natal.
(fiq/nrl)











































