Bahkan pemerintah Korut telah memerintahkan warga negaranya yang bekerja di luar negeri untuk kembali ke tanah air guna mengikuti pemakaman Kim. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Rabu (28/12/2011).
Sementara itu, Korut juga telah mendatangkan truk-truk bermuatan bunga-bunga dari China. Bunga dukacita itu didatangkan dari Shanghai ke kota perbatasan Korut, Dandong, di mana persediaan bunga segar telah habis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya belum pernah melihat begitu banyak bunga masuk ke Korut pada waktu bersamaan," kata saksi mata di Dandong.
Total sekitar 200 truk China melewati pos bea cukai di kota perbatasan Dandong pada Selasa kemarin. Ini menunjukkan peningkatan karena sebelumnya sekitar 120 truk melintas setiap hari sejak Kim meninggal pada 17 Desember lalu.
Media pemerintah Korut tidak menyebutkan detail prosesi pemakaman Kim yang akan digelar hari ini. Prosesi tersebut akan digelar tertutup dan para delegasi asing tidak diundang ke acara tersebut.
Menurut para analis, seremoni pemakaman tersebut akan mirip dengan pemakaman ayah Kim, Kim Il-Sung pada tahun 1994 lalu. Seremoni itu akan digelar untuk memberikan penghormatan terakhir bagi Kim sekaligus menumbuhkan kesetiaan rakyat Korut pada penerus Kim, Kim Jong-un.
(ita/nrl)










































