Wajah lucu bocah 3 tahun bernama Katie Ann Guttridge dipenuhi luka, misalnya memar di matanya, sejumlah goresan dan bekas gigitan di pipi dan bibirnya. Saat mengetahui kondisi putrinya yang babak belur, ibu sang balita, Clara Mackow, pun naik pitam.
Clara kemudian membawa putri kecilnya ke rumah sakit karena kondisi Katie cukup parah dan diduga ada keretakan pada tulang rongga matanya. Dia juga menyebut, serangan tersebut bisa saja membuat mata anaknya buta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak penitipan anak, Ratby Pre-School di Leceister mengungkapkan, bahwa luka yang diderita Katie tersebut karena dipukuli oleh seorang bocah perempuan berusia 2 tahun yang dijuluki 'Chucky'. Diketahui juga bahwa 'Chucky' pernah menyerang 10 anak lainnya di penitipan anak tersebut, sejak dia bergabung pada September lalu.
Polisi yang didesak untuk mengusut kasus ini mengaku tak bisa berbuat apa-apa. Sebab, si pelaku penyerangan dalam kasus ini masih di bawah umur. Peraturan di Inggris mengatur pelaku pidana minimal berusia 10 tahun.
Para orangtua yang anaknya dititipkan di penitipan ini mendesak agar si balita penyerang dikeluarkan dari penitipan. Menurut Clara, gadis kecil yang menyerang putrinya memiliki masalah perilaku.
"Gadis kecil itu memang baru berusia 2 tahun, tapi dia punya masalah perilaku. Gadis kecil ini juga pernah menyerang anak lainnya. Dia tidak bisa dikendalikan. Saya tahu 10 anak lainnya yang diserang oleh anak itu sejak September. Petugas di penitipan nampaknya tidak bisa mengatasi kenakalan anak ini," tutur Clara.
"Tempat penitipan anak dan sekolah play group seharusnya menyenangkan, tapi kini Katie jadi takut untuk pergi ke sana dan bahkan dia tidak mau pergi ke luar rumah karena takut bertemu dengan anak yang melukainya," ucapnya.
Sementara itu, Clara juga menuding 8 penjaga di penitipan anak tersebut lalai dan lebih tertarik minum teh bersama daripada menjaga anak-anak. Sebab, saat suami Clara menjemput Katie di penitipan pada 13 Desember lalu, para penjaga tampak asyik minum teh sambil mengobrol masalah cuaca, dan tidak ada yang menjaga anak-anak di penitipan yang ada di aula utama.
"Ketika saya bertanya kepada salah satu penjaga tersebut soal bagaimana Katie mendapatkan luka-lukanya, mereka mengaku tak ada seorang pun yang melihat serangan tersebut. Saya hanya ingin tahu kenapa, tapi mereka hanya mengatakan kejadian ini terjadi di dekat rak buku dan tidak ada yang melihatnya. Katie memberitahu saya bahwa gadis kecil itu menyerangnya dan anak-anak lainnya menolongnya," jelasnya.
Menurut Clara, petugas hanya memberi laporan bahwa Katie diserang oleh anak yang sama selama 4 kali dalam waktu berbeda. Atas hal ini, Clara pun berencana menggugat penitipan anak tersebut atas tuduhan lalai menjaga anak.
(nvc/nrl)











































