Bandara Internasional Naypyitaw menjadi bandara ketiga di Myanmar setelah Bandara Mandalay dan Bandara Yangon. Bandara ini akan melayani 65 ribu penerbangan setiap tahunnya. Demikian ditulis Reuters, Senin (19/12/2011).
Pembangunan bandara ini telah dimulai sejak April 2007 lalu, oleh perusahaan konstruksi Burma, Asia World bekerjasama dengan perusahaan Singapura, CPG Consultants Pte. Pembangunan bandara ini juga mendapat suntikan dana dari China, namun tidak disebutkan berapa besar bantuannya.
Peresmian bandara ini bersamaan dengan dilaksanakannya pertemuan Greater Mekong Subregion keempat yang diikuti oleh Myanmar, Laos, Kamboja, Vietnam, Thailand, dan China.
Pembangunan bandara ini dimulai tepatnya 2 tahun setelah pemerintah militer kala itu memindahkan ibukota Myanmar, dari Yangon ke Naypyitaw.
Menurut Kementerian Transportasi, bandara ini memiliki landasan pacu sepanjang 3,6 kilometer, menara kontrol setinggi 69 meter, dan 10 jembatan boarding bagi para penumpang. Setiap tahunnya, Bandara Internasional Naypyitaw mampu melayani 50 ribu hingga 65 ribu penerbangan.
(nvc/rdf)











































