Seperti diberitakan oleh kantor berita Korut, Korean Center News Agency (KCNA), Senin (19/12/2011), peringatan nasional ini akan digelar serentak di seluruh wilayah Korea Utara. Seluruh lembaga pemerintah maupun rakyat Korea Utara wajib mengikuti upacara peringatan nasional ini.
Peringatan akan diawali oleh tembakan meriam di Pyongyang dan sejumlah provinsi di Korut. Tembakan ini menandai dimulainya masa hening selama 3 menit serentak di seluruh wilayah Korut dan dilakukan oleh seluruh rakyat. Lalu akan dilanjutkan dengan sirene lokomotif dan kapal yang dibunyikan secara bersamaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masa berkabung ditetapkan mulai 17 Desember hingga 29 Desember, dan para pelayat akan diterima pada 20 Desember hingga 27 Desember. Lalu, upacara pemakaman Kim Jong-il akan digelar pada 28 Desember di Kumsusan Memorial Palace, Pyongyang, yang juga merupakan makam ayah Jong-il, Kim Il-sung.
Namun, sayangnya pemerintah Korea menyatakan, tidak akan menerima pelayat dari luar. Yang diperbolehkan melayat hanya warga Korea Utara saja.
"Pelayat dari luar tidak akan diterima," demikian seperti ditulis KCNA yang merupakan satu-satunya media di Korea Utara.
(nvc/nwk)











































