Sudah Tahu Wafatnya Kim Jong-il, Obama Masih Kumpulkan Informasi

Sudah Tahu Wafatnya Kim Jong-il, Obama Masih Kumpulkan Informasi

- detikNews
Senin, 19 Des 2011 11:43 WIB
Washington DC - Pimpinan Korea Utara (Korut) Kim Jong-il wafat pada Sabtu (17/12) lalu dan baru diumumkan pada Senin (19/12/2011) ini. Presiden Amerika Serikat (AS) Obama sudah diberi tahu atas wafatnya pemimpin komunis Korut itu, dan masih mengumpulkan informasi.

Demikian dikatakan juru bicara Gedung Putih Jay Carney seperti dilansir dari Reuters, Senin (19/12/2011). Jay menambahkan, pihaknya mengumpulkan informasi melalui sekutu terdekatnya, Jepang dan Korea Selatan (Korsel).

"Kami tetap berkomitmen atas stabilitas Semenanjung Korea, serta kebebasan dan keamanan dari sekutu kami," jelas Carney.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara Kemlu AS mengatakan akan terus mengumpulkan informasi atas wafatnya Kim Jong-il. "Kami sudah melihat dari laporan pers atas wafatnya Kim Jong-il dan kami akan kembali pada Anda ketika kami sudah mengumpulkan informasi lebih lanjut," ujar pejabat Kemlu AS yang bertugas malam ketika dihubungi Yonhap.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-il meninggal dunia karena stroke. Korut pun memberlakukan keadaan siaga.

"Pemimpin kami Comrade Kim Jong-il meninggal pada 17 Desember pukul 08.30," ujar TV pemerintah Central TV seperti dilansir New York Times, Senin (18/12/2011).

Kim Jong-il yang meninggal dunia pada usia 69 tahun dilaporkan terserang stroke pada tahun 2008. Presenter di TV Korut itu mengumumkan Kim Jong-il meninggal karena kondisi fisik dan kelelahan karena kerja.

Korut pun memberlakukan keadaan siaga. Presiden Korsel Lee Myung Bak memerintahkan semua pejabat pemerintah memberlakukan status darurat dan melarang mereka untuk bepergian. Korea Selatan mengatakan militernya siaga atas meninggalnya Kim Jong-il dan Dewan Kemanan Nasional akan mengadakan rapat darurat.


(nwk/vit)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini