Demikian informasi yang dilansir Reuters, Sabtu (18/12/2011) malam.
Para pengunjuk berlarian menyelamatkan diri dari tangkapan pasukan tentara ke sisi jalan. Tentara berusaha untuk menangkap demonstran dan memukul mereka berulang kali dengan menggunakan tongkat. Bahkan ketika demonstran sudah terkapar di atas aspal, tentara masih tetap memukuli mereka. Selain itu, terdengar tembakan-tembakan yang dilepaskan di udara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdana Menteri Mesir, Kamal al-Ganzouri, mengatakan 30 penjaga keamanan di luar parlemen terluka dan 18 orang mengalami luka tembak.
Selain merenggut korban jiwa, bentrokan ini juga menghancurkan arsip-arsip yang disimpan di sebuah gedung di samping Tahrir Square. Beberapa dari arsip tersebut berusia 200 tahun.
Tentara dan kendaraan militer dikerahkan di jalan-jalan menuju Tahrir Square, Sabtu malam (17/12/2012). Beberapa pengunjuk rasa dan pasukan tentara saling melemparkan batu. Demonstran juga melempar bom molotov ke arah tentara.
(van/van)











































