Sekjen Palang Merah Filipina, Gwen Pang, mengatakan jumlah korban itu berdasarkan penghitungan yang dilakukan di berbagai rumah duka seperti dilansir news.com.au, Sabtu (17/12/2011).
Gwen mengatakan, dari 436 jiwa, "215 orang meninggal di kota Cagayan de Oro, 144 orang di dekat kota Iligan, dan selebihnya merupakan korban dari berbagai kota di provinsi-provinsi bagian selatan dan tengah Filipina."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Banyak mayat di rumah duka yang tidak diklaim oleh pihak keluarga. Kemungkinan seluruh keluarga mereka juga telah tewas," kata Pang.
Sampai Sabtu (17/12/2011) malam, jumlah orang hilang masih simpang-siur. Juru bicara kemiliteran Filipina, Letnan Kolonel Randolph Cabangbang mengatakan bahwa 250 orang dinyatakan hilang di kota Iligan.
Ribuan tentara dibantu oleh ratusan polisi setempat, tentara cadangan, petugas penjaga pantai, dan relawan sipil dimobilisasi untuk menyelamatkan masyarakat korban banjir. Mereka juga membersihkan puing-puing dan sampah sisa banjir yang menyebabkan banyak mobil terbalik dan menumbangkan pohon-pohon.
(van/van)











































