Seperti diberitakan Reuters, Sabtu (17/12/2011), Kementerian Kesehatan menyebutkan tiga orang tewas dan 257 lainnya terluka dalam kerusuhan di pusat kota. Seorang perawat di rumah sakit mengatakan ketiga korban tewas akibat luka tembak.
Dari ketiga korban, salah satunya adalah Emad Effat, seorang pejabat Dar al-Mesir Iftah yaitu lembaga fatwa Mesir.
Bentrokan bermula saat demosntran melemparkan bom molotov dan batu ke gedung parlemen dan memecahkan jendela dan kamera keamanan. Tentara kemudian menembaki para demonstran tetapi tidak jelas apakah yang digunakan peluru karet atau peluru tajam.
Pihak militer membantah telah menggunakan senjata api dan mengatakan bentrokan dimulai ketika salah seorang petugas keamanan gedung parlemen diserang saat sedang bertugas.
Sebuah sumber militer mengatakan, 32 pasukan keamanan ikut terluka ketika mencoba menghentikan para pengunjuk rasa untuk menyusup ke dalam gedung parlemen.
(fiq/anw)











































