Demikian seperti diberitakan oleh Channel News Asia, Jumat (16/12/2011).
Pihak operator SMRT menuturkan gangguan yang terjadi kemarin disebabkan oleh kerusakan rel ketiga di jalur Dhoby Ghaut dan City Hall. Kerusakan rel ini berimbas pada kerusakan rem kampas 4 kereta sehingga keempatnya harus 'diistirahatkan' untuk sementara. Satu kereta di Stasiun Braddell, satu kereta di stasiun Orchard, dan dua kereta di stasiun Dhoby Ghaut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak operator SMRT pun meminta maaf kepada seluruh penumpang yang mengalami gangguan dan ketidaknyamanan dalam perjalanan.
Sementara itu, seperti diberitakan Asia One News, jalur MRT bagian utara jurusan Ang Mo Kio-Jurong East dan juga jalur selatan telah beroperasi kembali. Jalur Timur-Barat dan jalur melingkar juga beroperasi normal hari ini.
Petang kemarin, ratusan penumpang di sejumlah stasiun MRT di Singapura telantar karena adanya kerusakan. Bahkan penumpang yang sudah naik ke dalam MRT terpaksa keluar berjalan kaki menuju jalan raya. Saat kerusakan terjadi, lampu sempat mati dan para penumpang kesusahan mencari ventilasi udara. Para penumpang dievakuasi oleh petugas ke luar karena kereta berhenti di tengah jalan.
Akibat insiden ini, banyak penumpang yang terpaksa beralih menggunakan moda transportasi lainnya, seperti bus dan taksi. Ini berarti mereka harus merogoh kocek lebih dalam untuk transportasi pulang. Banyak penumpang yang mengeluhkan hal ini, namun sayangnya mereka tak bisa berbuat apa-apa.
(nvc/vit)











































