Hal itu diungkapkan oleh Badan Observasi HAM Suriah. Seperti dilansir dari Reuters, Kamis (15/12/2011), kelompok pemberontak militer itu melakukan penyerangan kepada pasukan keamanan yang setia pada Presiden Bashar al-Assad. Kelompok ini memiliki dua tempat persembunyian di Kota Deraa, serta di sebuah pos pemeriksaan yang berada di persimpangan jalan sekitar 25 kilometer atau 15 mil sebelah timur Kota Deraa.
Tidak dijelaskan bagaimana serangan fajar itu bisa terjadi. Yang jelas, begitu banyak korban berjatuhan dari pasukan keamanan akibat serangan yang dikoordinir kelompok pemberontak militer itu. Memang beberapa pekan terakhir, kelompok pemberontak ini juga menjadikan pasukan keamanan sebagai fokus sasaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sendiri telah melansir data yang mengatakan sudah hampir 5.000 orang tewas akibat bentrokan sejak aksi protes terhadap pemerintahan Assad bergulir di Deraa sejak 9 bulan lalu. Kabarnya, aksi protes ini terinspirasi dari pemberontakan-pemberontakan yang terjadi di beberapa negara Arab.
(lia/nwk)











































