Seperti diberitakan channelnewsasia.com, Rabu (14/12/2011), sembilan orang warga saat itu sedang duduk di luar masjid setelah melaksanakan salat, ketika serangan tersebut terjadi.
Berdasarkan keterangan polisi setempat, tiga orang termasuk seorang kepala desa terpilih ikut terluka dalam serangan itu. Polisi menyebut penembakan itu bermotif politik bukan bermotif agama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami percaya ini hubungan dengan politik lokal karena salah satu korban adalah ayah dari kepala desa yang terpilih," kata Sukkarn.
Sukkarn menambahkan, penyerangan ini tidak juga berkaitan dengan kerusuhan di provinsi selatan Thailand, di mana terjadi pemberontakan selama delapan tahun yang telah menewaskan lebih dari 4.800 orang.
Provinsi Krabi merupakan salah satu pusat wisata utama di Thailand yang terkenal dengan pulau-pulau tropis, pantai pasir putih, dan tempat kegiatan selam.
(fiq/nwk)











































