Seperti diberitakan The Telegraph, Rabu (14/12/2011), Nordine dikenal sebagai pencinta senjata api. Tahun lalu, pria ini baru saja bebas bersyarat dari tahanan setelah menjalani hukuman 58 kurungan karena terbukti memiliki senjata dan 2.800 tanaman ganja.
Polisi menekankan bahwa Nordine belum menemukan hubungan dengan jaringan terorisme atau memiliki sejarah penyakit mental, bahkan tidak memiliki sejarah kekerasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nordine melakukan penembakan ke kerumunan massa di alun-alun Kota Liege, Belgia. 123 orang luka-luka dan 5 orang tewas, termasuk seorang bayi berumur 17 bulan.
Nodine memulai serangan di dekat sebuah halte bus di Place Saint Lambert. Dia lalu melanjutkan serangannya ke area pusat belanja, dan berlanjut ke lokasi pasar tahunan Natal kota, kemudian ke gedung pengadilan utama.
(fiq/nwk)










































